Roadshow Bunda Literasi Kota Semarang

      

  

 

Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, SMP Negeri 27 Semarang menjadi tempat istimewa bagi penyelenggaraan kegiatan Roadshow Bunda Literasi Kota Semarang, sebuah program strategis yang digagas oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang sekaligus Bunda Literasi Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., yang dikenal sebagai sosok pemimpin visioner dan pemerhati pendidikan. Kehadiran beliau menjadi simbol kuat dari komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan membaca, berpikir kritis, dan mampu mengakses serta mengolah informasi dengan bijak.

Program Bunda Literasi Kota Semarang bertujuan untuk menjadikan figur Bunda Literasi sebagai role model dalam menumbuhkan minat baca dan mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat. Inisiatif ini diwujudkan melalui beberapa langkah konkret, antara lain dengan menyediakan akses yang luas terhadap bahan bacaan bermutu, baik cetak maupun digital, menyebarkan konten literasi yang mendidik dan inspiratif, mendorong kerja sama lintas sektor antara sekolah, perpustakaan, komunitas literasi, serta dunia usaha, dan mengintegrasikan teknologi digital sebagai sarana pendukung dalam proses belajar-mengajar. Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga mengajak para guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya untuk turut serta dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya di hadapan para siswa, guru, dan tamu undangan, Ibu Agustina menyampaikan pesan yang sangat menggugah, “Belajar tidak hanya menghafal, tetapi juga harus memahami dan menyenangkan.” Kalimat tersebut menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam proses pendidikan, di mana pembelajaran harus diarahkan untuk membentuk pemahaman yang mendalam dan menyentuh aspek emosional siswa, sehingga belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan beban. Dengan pendekatan seperti ini, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya pandai, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat.

Kegiatan roadshow ini juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik seperti diskusi literasi, pembacaan buku oleh tokoh inspiratif, peluncuran pojok baca digital, serta sesi tanya jawab interaktif yang melibatkan siswa secara aktif. Antusiasme peserta sangat tinggi, yang terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan ini, Bunda Literasi berharap semangat membaca dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dapat terus ditanamkan sejak usia dini, sehingga Kota Semarang mampu mencetak generasi emas yang unggul di masa depan. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan literasi adalah investasi jangka panjang yang memerlukan sinergi, komitmen, dan aksi nyata dari semua elemen masyarakat.